ddnn's blog


Many years ago, when great forests still covered the hills of Japan, a samurai named Hikaru lost his way in a sudden winter storm. Snow pellets sharp as spears pierced his cloak and drove him blindly into the deep woods.

Cold stalked him, and he had no weapon to battle this invisible enemy. Finally his horse burst into a clearing.  The wind rattled the tree limbs, but no snow fell here. A log house squatted beside a huge camphor tree. The snow was a smooth white carpet. This quiet place seemed peaceful enough, but he sensed someone watching, waiting in silence.

A door opened. A white-haired woman studied him. Holding out her arms, she murmured,Welcome, my lord. Enter and feel no fear.

Hikaru sneered. He had killed fear long ago. But his horse shied away from the tiny hut.  The samurai tugged the reins and spurred it forward until the beast reluctantly moved forward. He found a lean-to built on the side of the cabin, sheltered on one side by the cabin and on the other by the tree, When his mount discovered some hay, its hunger drove out all fear. He left the animal peacefully grazing and went to find his hostess.

The cabin was simply furnished, though firelight created a golden glint off the dishes and cups she set before him. Where had this woman found such luxuries, he wondered as she silently served him.

After he had eaten, he fixed his eyes on her. Who are you? She kept her gaze demurely lowered. I am called Yuki, my lord.  This place is my home. Home? She didnt belong in this peasants hovel. As graceful as a geisha, Yuki glided around the room in a silken whisper.  Gradually he became aware of how quiet the woods had become. Are you not lonely here?

Her lips quirked in a shadow of a smile.You are here, my lord. As long as you are pleased with me, how could I be lonely?

Time passed, but it was always winter. Hikaru forgot everyting but the lovely woman who anticipated his wants. As soon as he thought, I want Yuki was there, offering food and drink to fill his belly or song to soothe his soul. Yet men are never content.  For a warrior, even an earthly paradise can become a vile prison.

One day, Hikaru woke with a black anger in the pit of his soul. Nothing Yuki said or did pleased him. Dashing dishes off the table, the tiny crashes echoed how hed destroyed his enemies in the past. The memory inflamed his temper. Enough of this quiet and inaction! He could find that in death.

My lord, tell me how I have displeased you. I

You, woman! he snapped. Youve kept me prisoner in this place far too long!

He rushed to the door and flung it open. A cold breeze brushed his cheek. Yuki grasped his
sleeve.My lord! Do not leave!

Enough! The samurai jerked from her grip. Cloth tore. Rage boiled in his heart as he
backhanded her. Out of my way, woman!

As you wish.  The mark of his hand seemed a dark bruise on her pale skin. I will bother you no more. Head bowed, Yuki stepped aside. The door swung shut between them.

A low moan shuddered amongst the trees. Snow swirled across the clearing. Heavy with snow, clouds hugged the bare branches. Wind whipped his helm from his head and his cloak off his shoulders. Cold knifed his body, just beneath the heart.

Yuki? Blinded, Hikaru stumbled backwards, but tree bark scraped his questing hands . Where was the cabin? It was cold, so cold

Spring came late that year. Birdsong welcomed the suns return. The golden fingers of the goddess Amateratsu caressed the still alabaster face of the sleeping man. But he never wakened. As she continued her journey across the sky, cherry trees covered the silken clad form with tiny pink-edged petals, a living blanket of snow.



Adapted from: http://mariannh.com

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penyakit kanker serviks merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. Di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggal dunia akibat kanker serviks. Jadi, jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata. Berikut 13 hal yang wajib Anda ketahui tentang kanker serviks.

1. Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu, bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.


2. Seberapa berbahaya penyakit kanker serviks ini?

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.


3. Apa penyebab kanker serviks?

Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.


4. Bagaimana penularan kanker serviks?

Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.


5. Apa saja gejala kanker serviks?

Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Yaitu, munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), keputihan yang berlebihan dan tidak normal, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.


6. Berapa lama masa pertumbuhan kanker serviks?

Masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) penyakit ini terbilang cukup lama, sehingga penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai langkah untuk mengatasinya. Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks.


7. Benarkah perokok berisiko terjangkit kanker serviks?

Ada banyak penelitian yang menyatakan hubungan antara kebiasaan merokok dengan meningkatnya risiko seseorang terjangkit penyakit kanker serviks. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan di Karolinska Institute di Swedia dan dipublikasikan di British Journal of Cancer pada tahun 2001. Menurut Joakam Dillner, M.D., peneliti yang memimpin riset tersebut, zat nikotin serta “racun” lain yang masuk ke dalam darah melalui asap rokok mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cervical neoplasia atau tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim. “Cervical neoplasia adalah kondisi awal berkembangnya kanker serviks di dalam tubuh seseorang,” ujarnya.


8. Selain itu, siapa lagi yang berisiko terinfeksi kanker serviks?

Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35-50 tahun, terutama Anda yang telah aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Hubungan seksual pada usia terlalu dini bisa meningkatkan risiko terserang kanker leher rahim sebesar 2 kali dibandingkan perempuan yang melakukan hubungan seksual setelah usia 20 tahun. Kanker leher rahim juga berkaitan dengan jumlah partner seksual. Semakin banyak partner seksual yang Anda miliki, maka kian meningkat pula risiko terjadinya kanker leher rahim. Sama seperti jumlah partner seksual, jumlah kehamilan yang pernah dialami juga meningkatkan risiko terjadinya kanker leher rahim.

Anda yang terinfeksi virus HIV dan yang dinyatakan memiliki hasil uji pap smear abnormal, serta para penderita gizi buruk, juga berisiko terinfeksi virus HPV. Pada Anda yang melakukan diet ketat, rendahnya konsumsi vitamin A, C, dan E setiap hari bisa menyebabkan berkurangnya tingkat kekebalan pada tubuh, sehingga Anda mudah terinfeksi.


9. Bagaimana cara mendeteksi kanker serviks?

Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka) yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).


10. Bisakah kanker serviks dicegah?

Meski menempati peringkat tertinggi di antara berbagai jenis penyakit kanker yang menyebabkan kematian, kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya. Karena itu, upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Yaitu dengan cara tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti, rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual, memelihara kesehatan tubuh, dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual.


11. Haruskah mengambil vaksinasi HPV untuk kanker serviks?

Pada pertengahan tahun 2006 telah beredar vaksin pencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Vaksin ini bekerja dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks. Selain membentengi dari penyakit kanker serviks, vaksin ini juga bekerja ganda melindungi perempuan dari ancaman HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil kelamin.

Yang perlu ditekankan adalah, vaksinasi ini baru efektif apabila diberikan pada perempuan berusia 9 sampai 26 tahun yang belum aktif secara seksual. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu tertentu. Dengan vaksinasi, risiko terkena kanker serviks bisa menurun hingga 75%. Ada kabar gembira, mulai tahun ini harga vaksin yang semula Rp 1.300.000,- sekali suntik menjadi Rp 700.000,- sekali suntik.


12. Apakah vaksinasi kanker serviks ini memiliki efek samping?

Vaksin ini telah diujikan pada ribuan perempuan di seluruh dunia. Hasilnya tidak menunjukkan adanya efek samping yang berbahaya. Efek samping yang paling sering dikeluhkan adalah demam dan kemerahan, nyeri, dan bengkak di tempat suntikan. Efek samping yang sering ditemui lainnya adalah berdarah dan gatal di tempat suntikan. Vaksin ini sendiri tidak dianjurkan untuk perempuan hamil. Namun, ibu menyusui boleh menerima vaksin ini.


13. Kalau sudah terinfeksi kanker serviks, bisakah disembuhkan?

Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya. Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan terapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.


sumber: kompas.com

Menurut Dr. Ir. Ali Khomsan, ahli gizi dari IPB, ada tiga faktor yang mempengaruhi kecerdasan seorang anak yakni genetika, lingkungan, dan gizi.
       Kekurangan gizi bisa menghambat motivasi, daya konsentrasi dalam belajar, serta kurang bereaksi terhadap rangsangan luar. Mengingat bahwa fase cepat pertumbuhan otak terjadi pada sekitar masa kehamilan (jumlah sel otak yang dapat dicapai pada waktu lahir sekitar 65 %), maka kekurangan gizi pada saat pembelahan sel ini akan mengurangi jumlah sel permanen. Usia paling rentan terhadap kekurangan gizi pada masa pertumbuhan otak, yakni minggu ke-30 usia kehamilan sampai 18 bulan sesudah lahir.
       Penelitian sesudah lahir pada hewan menunjukkan bahwa kekurangan energi ptotein (KEP) akan mempengaruhi perkembangan otak. Defisit perkembangan otak akan sulit terkejar karena fase cepat tumbah hanya berlangsung selama 18 bulan. Dampak KEP juga menyebabkan pembentukkan pembungkus lemak saraf otak (myelin) berkurang, IQ berkurang, kemampuan bentuk pengenalan geometrik serta konsentrasi rendah.
       Itulah sebabnya konsumsi makanan bergizi tinggi harus diperhatikan, terutama pada ibu hamil. Antara lain asam lemak Omega 6 dan Omega 3 yang banyak terdapat pada ASI. Zat gizi juga terdapat dalam makanan sehari-hari seperti ikan laut dan produk olahannya, telur, kedelai, dan lain-lain. Bahkan minyak ikan yang sering diberikan oleh para ibu kepada anaknya merupakan salah satu sumber asam lemak esensial yang baik. Bersama kolesterol, asam lemak membentuk 75 % pembungkus urat saraf otak yang mempercepat penghantaran impuls saraf. Ditambah lagi, asam linolenat (lemak tak jenuh) yang terdapat di dalamnya berpengaruh pada kemampuan belajar.
       Setelah bayi lahir, konsumsi ASI dan makanan bergizi seimbang amat penting agar kecerdasan otak optimal. Gizi seimbang dapat dipenuhi dengan makanan yang bervariasi seperti nasi, susu, daging, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Bila ASI gagal diberikan sampai 24 bulan, hendaknya dicari susu formula yang benar dan cocok. Namun sangat disayangkan bahwa rata-rata susu formula tidak mengandung asam lemak Omega 3 dan 6, tetapi hanya cikal bakalnya saja (prekursor). Diharapkan tubuh bayi kemudian mampu “mengolah” cikal bakal tersebut menjadi kedua asam lemak Omega tersebut.
       Sayuran berwarna hijau tua banyak mengandung zat besi. Sayur yang dimasak dengan tumis sangat dianjurkan karena mempermudah penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Protein hewani dikatakn lebih baik dari protein nabati karena mempunyai susunan asam amino lengkap. Yang dianjurkan sekitar  5 gram protein asal ternak dan 10 gram protein ikan per hari.
       Gula memang perlu untuk energi, tapi hendaknya tidak berlebihan. Sebab untuk mencerna dan memproses gula menjadi energi, diperlukan vitamin B. Bila vitamin B ini terkuras untuk mencerna gula, metabolisme zat gizi lain dalam tubuh akan terganggu. Sebaliknya balita jangan diberi makanan yang mengandung kafein, karena selain meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, kafein akan menimbulkan iritasi lambung dan usus. Dampak psikologisnya banyak merugikan seperti cepat marah, cemas, lelah, pusing, dan sulit tidur. Kafein juga merangsang buang air kecil sehingga vitamin B yang diperlukan tubuh ikut keluar.


Sumber: Intisari




GOLONGAN DARAH A
Saran dr. Peter D’Adamo, orang bergolongan darah A sebaiknya memperbanyak buah dan sayuran. Sebisa mungkin jadi vegetarian dan jauhi daging, daging berlemak, dan dairy products (kayak susu dan keju). Orang bergolongan darah A punya sel darah yang lebih tipis dibanding golongan darah lain. Mereka juga punya sistem kekebalan tubuh lebih rendah dan cenderung diintai penyakit kardiovaskuler, diabetes, dan kanker. Tapi nggak perlu takut, walaupun golongan darahnya sama, tapi resiko terserang penyakit itu beda-beda tergantung sejauh mana dia benar-benar menjaga kesehatannya. dr.Peter D’Adamo menyarankan porsi makan makanan seperti ini:
Makanan
Harian
Mingguan
Porsinya
Daging Merah
-
4-10 sendok makan
Sekali seminggu
Daging Unggas
-
4-10 sendok makan
1–4 kali seminggu
Seafood
-
8–12 sendok makan
1–4 kali seminggu
Telur
-
1 butir
1–3 kali seminggu
Keju
-
2 lembar saja
Sekali seminggu
Susu kaya lemak
-
8–12 sendok makan
Sekali seminggu
Yogurt
-
8–12 sendok makan
3 kali seminggu
Buncis dan kacang-kacangan
-
1 cup atau 16 sendok makan
2-5 kali seminggu
Pasta
-
1 cup atau 16 sendok makan
2–4 kali seminggu
Tempe, tahu, susu kedelai
-
12-16 sendok makan
5–7 kali seminggu
Sayuran matang
1 cup atau 16 sendok makan
-
3–6 kali seminggu
Sayuran mentah
1 cup atau 16 sendok makan
-
2–5 kali seminggu
Buah
1 buah
-
3–4 kali seminggu
Jus
1 gelas
-
4–5 kali seminggu
*sumber: eat right 4 your type dr. Peter D’Adamo

Olahraga yang cocok:
Yoga atau pilates. Olahraga ini nggak terlalu berat tapi cukup mengeluarkan keringat. Apalagi “A” butuh keseimbangan fisik dan mental untuk kehidupan sehari-harinya.


GOLONGAN DARAH B
Kalau kamu termasuk golongan darah B, lebih baik banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Berlawanan dengan “A”, kamu nggak perlu menghindari daging merah, dairy products, ikan, dan daging ayam. Diantara golongan darah yang lain, “B” cenderung paling gampang menurunkan berat badan. Nggak perlu banyak menghindari makanan, walaupun “B” terkenal doyan traveling dan makan makanan enak. “B” cenderung lebih peka terhadap penyakit yang timbul dari infeksi ataupun virus. dr. Peter D’Adamo menyarankan porsi makan makanan sebagai berikut:
Makanan
Harian
Mingguan
Porsinya
Daging merah
-
4–10 sendok makan
2-3 kali seminggu
Daging unggas
-
4–10 sendok makan
1-2 kali seminggu
Seafood
-
8–12 sendok makan
3-5 kali seminggu
Telur
-
1 butir
5-6 kali seminggu
Kaju

2 lembar
2-3 kali seminggu
Susu kaya lemak
-
8–12 sendok makan
2-3 kali seminggu
Yogurt
-
8–12 sendok makan
1-3 kali seminggu
Buncis dan kacang-kacangan
-
1 cup atau 16 sendok makan
4-5 kali seminggu
Pasta
-
1 cup atau 16 sendok makan
2-3 kali seminggu
Sayuran matang
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Sayuran mentah
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Buah
1 buah
-
3-4 kali seminggu
Jus
1 gelas
-
2-3 kali seminggu
*sumber: eat right 4 your type dr. Peter D’Adamo

Olahraga yang cocok:
Karena “B” cenderung senang menghabiskan waktu untuk traveling, maka olahraga yang cocok adalah hiking dan renang. Olahraga yang penuh kompetisi seperti futsal, tennis, basket, dan volley cocok buat “B” yang suka work team dan sekaligus senang-senang.


GOLONGAN DARAH AB
Disarankan banget oleh dr. Peter D’Adamo, “AB” harus memadukan sifat “A” yang bisa vegetarian dan “B” si pemakan segalanya. Sebisa mungkin berlakukan jadwal yang tepat. Sekali-kali makan daging, tapi ada kalanya makan sayur-sayuran aja. Asal semuanya dijaga keseimbangannya dan nggak terlalu berlebihan, dijamin “AB” selalu jauh dari penyakit. dr. Peter D’Adamo menyarankan porsi makan makan seperti ini:
Makanan
Harian
Mingguan
Porsinya
Daging merah
-
4–10 sendok makan
1-3 kali seminggu
Daging unggas
-
4–10 sendok makan
2 kali seminggu
Seafood
-
8–12 sendok makan
4-6 kali seminggu
Telur
-
1 butir
2-3 kali seminggu
Kaju

2 lembar
3-4 kali seminggu
Susu kaya lemak
-
8–12 sendok makan
2-5 kali seminggu
Yogurt
-
8–12 sendok makan
1-3 kali seminggu
Buncis dan kacang-kacangan
-
1 cup atau 16 sendok makan
3-4 kali seminggu
Pasta
-
1 cup atau 16 sendok makan
3-5 kali seminggu
Sayuran matang
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Sayuran mentah
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Buah
1 buah
-
3-4 kali seminggu
Jus
1 gelas
-
2-3 kali seminggu
*sumber: eat right 4 your type dr. Peter D’Adamo

Olah raga yang cocok:
Wah selamat ya! Kamu boleh olahraga apa aja. Mau yoga sampai basket sekalipun nggak jadi masalah buat tubuhmu. Asalkan jangan sampai kecapean aja. ingat! Segala sesuatu yang berlebihan tetap nggak baik. Hehehe



GOLONGAN DARAH O
Golongan darah ini banyak dimiliki oleh bangsa Asia. Buat kamu yang bergolongan darah O, sebaiknya makan makanan yang tinggi protein tapi rendah karbohidrat. Batasi produk-produk tepung atau gandum seperti roti. “O” nggak bisa bebas mengkonsumsi dairy products (susu, keju). “O” punya risiko tinggi terkena penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Dr Peter D’Adamo menyarankan porsi makanan sebagai berikut:
Makanan
Harian
Mingguan
Porsinya
Daging merah
-
4–10 sendok makan
1-3 kali seminggu
Daging unggas
-
4–10 sendok makan
3-4 kali seminggu
Seafood
-
8–12 sendok makan
4-6 kali seminggu
Telur
-
1 butir
5 kali seminggu
Kaju

2 lembar
3 kali seminggu
Susu kaya lemak
-
8–12 sendok makan
2 kali seminggu
Yogurt
-
8–12 sendok makan
3 kali seminggu
Buncis dan kacang-kacangan
-
1 cup atau 16 sendok makan
2-6 kali seminggu
Pasta
-
1 cup atau 16 sendok makan
3 kali seminggu
Sayuran matang
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Sayuran mentah
1 cup atau 16 sendok makan
-
3-5 kali seminggu
Buah
1 buah
-
3-4 kali seminggu
Jus
1 gelas
-
2-3 kali seminggu